Mengapa Lem Dapat Menyatukan Dua Permukaan

Mengapa Lem Dapat Menyatukan Dua Permukaan

Setiap permukaan pada benda pasti memiliki lubang-lubang kecil atau yang biasa kita sebut dengan pori-pori. Begitu juga dengan benda yang permukaannya halus, seperti plastik atau kertas. Namun kita hanya bisa melihatnya jika kita menggunakan mikroskop.

Mengapa Lem Dapat Menyatukan Dua Permukaan? Hal ini karena cairan lem yang kita oleskan pada suatu permukaan akan mengisi pori-pori pada permukaan benda itu. Kemudian jika kita melekatkan benda lain, cairan lem ini juga akan mengisi pori-pori permukaan benda yang dilengketkan. Kemudian apabila kita melekatkan permukaan benda lainnya, cairan lem ini juga akan mengisi pori-pori permukaannya. Lem yang sudah kontak dengan udara akan segera mengering. Apabila lem telah mengering, lem akan berubah menjadi padat secara keseluruhannya. Jadi, kedua permukaan akan terikat dengan lem yang memadat di bagian pori-pori kedua permukaan benda tersebut.

Fakta Unik Mengenai Lem :
  1. Sekitar tahun 1750, lem atau perekat pertama dipatenkan di Inggris. Lem tersebut terbuat dari ikan.
  2. Pembuatan Candi Borobudur menggunakan bahan perekat yang berasal dari putih telur.
  3. Rahasia kekuatan dan kekokohan Tembok Cina ada pada bahan perekatnya yang tidak lain adalah ketan.
  4. Lebah menggunakan propolis untuk mengelem sarangnya agar terhindar dari radikal bebas.
  5. Lem telah lama digunakan yakni pada tahun 4000 sebelum masehi.
Sumber Artikel : 
Risa Icha. 2014. Kini Aku Tahu 210+ Pertanyaan Konyol yang Mendidik. Puspa Swara.