3 Fakta Menarik Tentang Bayi yang Jarang Diketahui

3 Fakta Menarik Tentang Bayi yang Jarang DiketahuiBayi dikenal sebagai anak dari manusia atau hewan yang masih berusia sangat muda Pada umumnya bayi belum bisa berjalan dan Ketika bayi sudah dapat berjalan, mereka disebut dengan balita. Istilah dari bayi itu sendiri diberikan kepada anak manusia yang berusia di bawah 12 bulan atau satu tahun

Akan tetapi, definisi dari bayi itu sendiri memiliki arti yang bervariasi. Dalam konteks kedokteran, seseorang anak kecil dapat dikatakan masih bayi apabila umurnya baru berusia di bawah 28 hari dan disebut neonata. Bayi mungil yang baru dilahirkan hanya memiliki ukuran sekitar 50 cm dengan berat beberapa kilogram. Bayi juga memiliki keunikan tersendiri yang mungkin diantara kita masih belum mengetahuinya. Berikut beberapa fakta unik yang wajib anda ketahui tentang bayi.

3 Fakta Menarik Tentang Bayi yang Jarang Diketahui
3 Fakta Menarik Tentang Bayi yang Jarang Diketahui



1. Bagaimana Bayi Mengenali Ibunya?
Bayi yang baru dilahirkan memiliki jarak pandang 15 cm - 30 cm dari si bayi. Pandangan bayi masih buram sehingga belum bisa mengenali orang dan benda yang berada di sekitarnya. Lalu bagaimana bayi mengenali ibunya? ternyata bayi memiliki kemampuan mendengar dan mencium bau dengan sangat baik. Oleh karena itu, meski belum dapat melihat secara jelas bayi dapat mengenali ibunya lewat bau air susu. Bayi juga bisa merasakan detak jantung ibunya karena saat dalam kandungan ia mendengarkan secara teratur. Bayi akan merasa tenang ketika menyusu, karena posisinya dekat jantung sang ibu.

2. Mengapa Bayi Tidak Tersedak Saat Menyusu?
ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan terbaik bagi bayi yang baru dilahirkan. ASI mengandung makanan dan antibodi (zat kekebalan) bagi si bayi. ASI pertama kali yang keluar dari ibu bayi disebut dengan kolostrum. Kolostrum ini memiliki warna putih kekuningan. Kolostrum bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi agar bayi tidak mudah sakit. Bayi dapat mengisap air susu dalam waktu yang lama. Lalu ketika bayi sedang menyusu, mengapa ia tidak tersedak? bukankah ketika kita minum sambil bernapas maka kita akan tersedak? apakah si bayi menahan napas? ternyata bayi memang dilahirkan dengan keistimewaan. Bayi mampu bernapas sambil menelan pada waktu yang bersamaan sampai usia 6 bulan.

3. Mengapa Bayi Menggemaskan?
Kita tentu merasa senang jika melihat bayi. Ya, bayi memang terlihat lucu dan menggemaskan, sehingga timbul rasa ingin menimang dan menyayanginya. Tenyata bayi memang dilengkapi dengan ciri yang bisa menimbulkan rasa kasih sayang dan membuat orang dewasa ingin merawatnya. Ciri-cirinya antara lain muka bulat, dahi menonjol, mata lebar dan pipi montok. Ciri tesebut yang membuat bayi memperoleh kasih sayang dan perawatan dari orang yang ada di sekitarnya.

Ciri-ciri tersebut bukan hanya terjadi pada bayi manusia saja, tetapi bayi binatang pun mempunyai ciri yang sama. Itulah yang membuat binatang tergerak untuk merawat anak-anaknya.
Ketika bayi tumbuh semakin besar, maka muka dan tubuhnya akan semakin panjang. Hanya bagian mata yang ukurannya tidak akan pernah berubah sampai bayi tumbuh dewasa. Itulah sebabnya mata bayi selalu terlihat besar.