Gembok Cinta Roma Dibersihkan

Evogood.com  Masih ingat cerita tentang Romeo & Juliet ? Dimana mereka berasal ? Yupz benar sekali mereka berasal dari salah satu kota terbesar di negara Italia.Roma de romeo to juliete biasa orang luar memanggil kota ini dan banyak orang indonesia menyebutnya kota cinta. Maka dari itulah banyak sekali pengunjung dari berbagai negara yang memang sengaja mengunjungi kota ini untuk mengabadikan kisah romantis mereka.Menurut kepercayaan disana jika kita berangkat sendiri tanpa pasangan dapat dipastikan di kota ini kita akan mendapatkan pasangan yang memang itu adalah jodoh kita. Jika kita menunjungi kota ini dengan bersama pasangan dapat dipastikan itu adalah memagn jodoh kita dan dapat dipercaya kembali dengan cara menggembokan nama pasangan dan mengunci dan kunci tersebut kita buang maka diipercaya pasangan kita itu benar benar jodoh kita dan abadi selamanya.




Maka dari kepercayaan itulah banyak sekali manusia yang memang sengaja datang kesana hanya untuk menggembok nama mereka di tempat yang biasa disebut "Place Love" dan di jembatan yang ada di kota tersebut.

Kebiasaan ini disukai masyarakat setempat, bahkan menarik wisatawan. Namun, demi melindungi bangunan jembatan kuno tersebut, gembok-gembok cinta itu terpaksa diputuspaksakan.


Ini bukan kali pertama tindakan pemutuspaksaan gembok-gembok ini dilakukan. Tahun lalu, pihak kota setempat sempat melakukan hal yang sama setelah mendapat keluhan dari penduduk setempat yang mengatakan, tindakan menggelayutkan gembok ini sama dengan tindakan vandalisme.

Walikota Roma pada tahun 2007 bahkan pernah memberlakukan denda sebesar 50 Euro bagi pasangan yang ketahuan mengaitkan gembok di jembatan itu. .

Pemerintah Roma mengumumkan rencana untuk membersihkan “gembok cinta” yang terdapat di Ponte Milvio. Ponte Milvio adalah jembatan terkenal yang dibangun sekira tahun 200 SM, membentang di atas Sungai Tiber.

Namun, saat ini pemerintah kota berencana memutuskan gembok cinta dan membuangnya. Hal itu dilakukan demi mengembalikan citra jembatan yang bersih. Rencana ini dikemukakan juru bicara Presiden Gianni Giacomini kepada salah satu koran lokal.

Usaha yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi banyaknya "gembok cinta" bukan kali ini saja. Pada 2007, Pemerintah Roma memberlakukan sanksi berupa denda kepada sepasang muda-mudi yang tertangkap sedang memasang “gembok cinta” di jembatan Ponte Milvio. Dendanya untuk satu buah gembok yang dipasang adalah 50 Euro (sekira Rp620 ribu).

Mengomentari usaha pemerintah, Moccia, sang penulis buku, menilai bahwa memindahkan “gembok cinta” bukanlah sebuah solusi yang baik. Dia mencontohkan Kota Paris yang memiliki tradisi sama, apapun yang terlahir di tempat itu harus tetap dipertahankan, termasuk “gembok cinta”.

Tidak hanya Italia yang memiliki tradisi memasangkan “gembok cinta”. Negara-negara Eropa lainnya memiliki tradisi sama, yaitu Paris di Prancis, Venice di Italia, dan Cologne di Jerman.