The Comment Acara TV Terfavorit Anak Remaja Indonesia

Evogood.com Mas Darto, begitu ia biasa disapa mas Danang, seringkali 'dituakan' oleh mas Danang ketika mereka nge-banyol. Dalam salah satu episode The Comment yang menampilkan wawancara terhadap mereka, Danang mengakui bahwa Mas Darto merupakan idolanya. Suatu hal yang luar biasa baginya bisa menjadi partner siaran sang idola.Yang unik dari program ini ialah interaksinya dengan pemirsa sangat baik, terutama melalui Twitter. Program ini selalu melibatkan komentar pemirsanya mengisi materi acara. Beberapa partisipasi pemirsa terlihat dari komentar-komentar terhadap foto mereka dengan bintang tamu. Selain itu terdapat games yang interaktif juga misalnya #mynameis, #shareyourfood, #shareyourpose, #mewiththecomment dan #shikatmiringcombo. Kamu bisa dapatkan Rp500 ribu tiap episodenya bila tweet kamu menjadi yang terbaik. Nah, di Bulan Ramadhan ini, hadiahnya lebih besar lagi, bro!



Ya, jangan nonton The Comment NET.!!

Acara apa itu? Host-nya saja akan menyuruh kalian mematikan TV atau pindah saluran. Mereka sendiri mengakui kalau acara mereka tidak bisa bikin kamu tambah pintar apalagi tambah cakep. Kalau tambah kaya sih bisa jadi.

Meski demikian, saya selalu menonton acara ini. Hahaha.. Konsep dari salah satu program perintis di NET. TV ini beda dari yang lain. Meski host-nya hanya berdua, dua-duanya belum terkenal, tapi mereka SMART *kata Fitrop.

Alkisah, The Comment dinahkodai kapten Imam Darto dan Dimas Danang. Keduanya merupakan pasangan yang serasi berkomunikasi. Bagaimana tidak, keduanya sudah hampir dua tahun menjadi pasangan penyiar di Prambors Jakarta untuk program The Dandees. The Dandees alias Darto dan Danang di Sore Hari ini mengudara setiap Senin-Jumat pukul 16.00-20.00 WIB dengan format program yang menghibur pendengar. Jadi jokes mereka sudah sangat klop meski sering 'garing' juga. Hahaha ^^v

Selain itu, program ini juga bersahabat banget dengan program-program lainnya di NET.TV, di antaranya E-News, iLook, dan Sarah Sechan. Terkadang nama kedua host maupun program ini tersiar di program-program tersebut. Terkadang program-program tersebutlah yang diperbincangkan di The Comment.

Jadi dalam acara ini 2 host yang belum dan mungkin nggak akan terkenal menyajikan berbagai video, atau kadang juga foto tentang banyak hal. Yang yaaah nggak jauh - jauh dari kehidupan sehari - hari kita. dan setelah itu mereka ( 2 host tadi ) akan kasih komentar. Komentar yang nggak penting, nggak relevan, dan nggak bikin lo jadi orang yang lebih kritis.

Dah itu aja sebenernya inti dari acara The Comment ini. Tapi karena dibawakan secara berbeda oleh host katrok yang suka melontarkan jokes yang nggak baik untuk kesehatan, jadi buhanyak orang pengen liat nih acara. Sampe suatu hari gue pernah mantau linimasa @TheComment_NET, ada orang malaysia yang bilang suka sama nih acara. Wew !!

Nah jika kita lihat dari sisi host-nya, mungkin banyak yang baru denger nama @imamdarto dan @danangpostman tapi, banyak juga kok yang udah pernah denger atau tau nama mereka. Jadi mereka ini adalah penyiar radio di Prambors sebenernya. Dua penyiar ini akrab dengan panggilan The Dandees. Program siaran yang gue tau adalah " Masdarto " ( Mangkal sore - sore bareng Darto ) yang mulainya jam 4 sore kalo nggak salah.



Then, dalam Masdarto ini ada segmen yang namanya " mas darto five ". Ini sih nggak jauh gitu deh sama acara ondespot di salah satu tv swasta. Lima negara dengan peraturan paling aneh, atau 5 superhero yang punya kelainan, semacam gitu deh. Nah, di sela - sela lima ulasan tadi biasanya 2 penyiar ini melancarkan plesetan - plesetan yang suka bikin bete karena begitu rendahnya kadar kelucuan dari plesetan tersebut. Meski nggak jarang juga bikin ngakak sih.

Dan kayaknya nih ya, konsep awal the comment ini ya terinspirasi dari program masdarto tadi, yang sudah di modifikasi sedemikian rupa. Bedanya kalo Masdarto disajikan melalui media audio, sementara The Commment melalui media audio visual. Jadi keliatan deh muka aslinya The Dandees.


Karena jujur, waktu ngedenger suara Darto di radio itu gue pikir yaaa umur - umur 23 - 24 lah. Muka bersih, rambut gondrong khas anak muda aliran executive indie. lah ternyata yaelaaah. om om.

Kalo Danang, yaa nggak jauh sih dari ekspektasi ketika lo denger suaranya di radio. Tengil - tengil sok asik yang kadang emang asik dan seringkali nggak.

Terlepas dari apakah ini intrik politik menjelang Pemilu atau bukan, ( lah apa hubungannya ) boleh lah di tonton acara yang tayang setiap Senin - Jumat jam 8 malam ini. Kalo lo mau, kalo nggak yaaaaah nggak apa - apa juga.