5 Fakta Tentang UI ( Universitas Indonesia )

Evogood.com Universitas Indonesia (UI) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Nama UI tentunya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia karena merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia selain Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.Menurut WikipediaUniversitas Indonesia, biasa disingkat sebagai UI, adalah sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok, Jawa Barat tepat di perbatasan antara Depok dengan wilayah Jakarta Selatan, dan kampus utama lainnya terdapat di daerah Salemba di Jakarta Pusat. Universitas Indonesia adalah kampus modern, komprehensif, terbuka, multi budaya, dan humanis yang mencakup disiplin ilmu yang luas. Telah menghasilkan lebih dari 400.000 alumni. Secara umum dianggap sebagai salah satu dari tiga perguruan tinggi papan atas di Indonesia bersama dengan Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.
 
 
 
Ingin tahu lebih banyak tentang perguruan tinggi ini?
Berikut Evogood.com akan memberikan lima fakta tentang Universitas Indonesia :

1. Sejarah Berdirinya UI

UI sempat disebut-sebut sebagai universitas tertua di Indonesia. Kabar ini sempat simpang siur karena cikal bakal UI bermula sejak 1849. Ketika itu, Pemerintah Kolonial Belanda membangun sekolah tinggi ilmu kesehatan. Pada Januari 1851, sekolah tersebut secara resmi diberi nama Dokter-Djawa School.

Lalu, tahun 1898, Dokter-Djawa School berubah nama menjadi School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA). Setelah STOVIA ditutup pada 1927, sebuah Sekolah Kedokteran dibangun bersama empat sekolah tinggi lain meliputi Technische Hoogeschool te Bandoeng (Fakultas Teknik) yang terletak di Bandung, Recht Hoogeschool (Fakultas Hukum) di Batavia, Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte (Fakultas Sastra dan Kemanusiaan) di Batavia, dan Falculteit van Landbouwweteschap (Fakultas Pertanian) di Bogor. Gabungan kelima sekolah tinggi ini menjadi Nood-universiteit (Universitas Darurat) pada 1946.

Selanjutnya, Nood-universiteit berganti nama menjadi Universiteit van Indonesië pada 1947. Sampai akhirnya, pada 1950, resmi berdiri menjadi Universitas Indonesia (UI) yang dikenal sekarang. Sekolah tinggi lain yang berada di luar Jakarta kemudian berkembang menjadi universitas-universitas terpisah.



2. Mempunyai Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara
 
Seperti dilansir oleh Merdeka, UI memiliki perpustakaan terbesar di Asia Tenggara. Perpustakaan yang memiliki luas sebesar 33.000 meter persegi ini telah mengoleksi 1,5 juta buku pada 2012 lalu. Anggaran pembangunan gedung perpustakaan dengan semboyan “The Crystal of Knowledge” ini, diberitakan mencapai angka Rp 127 miliar.

3. Menduduki Urutan ke-71 di Asia

Pada 2014 lalu, QS University Rankings mengeluarkan daftar universitas di Asia berdasarkan urutan peringkatnya dari yang terbaik. Dalam daftar itu, UI terlihat berada di urutan ke-71 dari keseluruhan universitas di Asia. UI mendapatkan keseluruhan skor senilai 58,8. Peringkat yang diraih UI ini menjadikannya sebagai universitas terbaik di Indonesia, mengalahkan perguruan-perguruan tinggi lain.

4. Hanya 5% dari keseluruhan pendaftar dapat diterima di UI 

Tingkat keketatan dapat diterima di UI terhitung sangat tinggi. Situs resmi UI menyebutkan, pendaftar yang dapat diterima dari jumlah keseluruhan setiap tahunnya hanya sebesar 5%. Situs ini juga menyebutkan, pada 2008 silam, hanya 5.000 mahasiswa yang dapat diterima di UI, padahal jumlah pendaftarnya mencapai 100.000 orang.

5. Merupakan "Green Campus"

Kampus UI Depok terkenal sebagai “Green Campus”. Pasalnya, dari luas lahannya yang mencapai 320 hektare, hanya 25% yang digunakan sebagai sarana akademik, riset, dan kemahasiswaan. Sisanya, sebesar 75% wilayahnya adalah area hijau berwujud hutan kota.

Source :  http://www.ui.ac.id/