Peninggalan Helai Rambut Muhammad Yang Ada Di Turki

Evogood.com Muḥammad SAW (bahasa Arab: محمد), selengkapnya Muḥammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim (lahir di Mekkah, 20 April 570 – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 pada umur 62 tahun) adalah seorang nabi dan rasul bagi umat Muslim. Ia memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Meski non-Muslim umumnya menganggap Muhammad sebagai pendiri Islam, dalam pandangan Muslim, Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang dibawa nabi dan rasul sebelumnya sejak dari Nabi Nuh. Umat Muslim menyebut Muhammad dengan salam penghormatan "Shalallaahu 'Alayhi Wasallam" dan mengiringi dengan shalawat Nabi setiap nama Muhammad diperdengarkan.Nabi 

Muhammad merupakan Nabi panutan bagi umat muslim di seluruh dunia. Meski sudah meninggal ribuan tahun silam, namun ia begitu dirindukan dan dicintai oleh jutaan umatnya saat ini. Namun tidak ada pengobat rindu yang dapat meredakan rasa kangen umatnya tersebut. 
Sebagai salah satu orang penting dalam sejarah, tidak satupun orang yangmengetahui bagaimana rupa asli Rasulullah SAW saat ini. Pasalnya ada larangan untuk melukis wajah nabi, agar Ia terlindungi dari pengkultusan dan persekutuan pada Tuhan jika pengikutnya mengenal rupa Muhammad. 
Namun ada beberapa bagian tubuh Nabi Muhammad SAW yang tersimpan rapi di Museum Topkapi di Ibu Kota Istanbul, Turki. Salah satunya adalah rambut nabi Muhammad SAW.

Dilansir berbagai sumber, dikatakan dalam kesaksian para sahabat, rambut nabi Muhammad SAW panjangnya sebagian, tebal, dan sering jatuh atau rontok.

Rambut rontok tersebut sering dipunguti dan disimpan para sahabatnya.

Beberapa helai rambut perlahan memutih milih Rasulullah ada di dalam sebuah kotak kaca di museum Topkapi, Turki.

Banyak yang mengatakan rambut Rasulullah yang tersimpan itu tebal dan halus.