Tentang Patah Hati yang Harus Kamu Pahami

Tentang Patah Hati yang Harus Kamu Pahami - Sebagai orang yang berani untuk merasakan jatuh cinta, patah hati adalah hal yang biasa. Sudah seharusnya orang yang menaruhkan hatinya pada hati orang lain bersiap untuk sewaktu-waktu merasa kehilangan dan merasakan putus cinta. Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri jika fase ini adalah fase yang paling sulit sekaligus unik untuk setiap orang. 


Tentang Patah Hati yang Harus Kamu Pahami

Mungkin karena hampir semua orang pernah mengalami apa yang disebut dengan putus cinta, banyak ilmuan yang kemudian melakukan riset mengenai hal itu. Dan berikut adalah fakta menarik tentang putus cinta.

Putus cinta seperti berhenti dari obat candu
Ada fakta menarik mengenai alasan mengapa seseorang sulit move on dari mantan. Beberapa ilmuan menyebut putus cinta itu seperti berhenti dari obat candu. Lantas, apa ‘obat candu’ yang dimaksud? Tentu saja obat candu ini adalah perasaan senang dan berbunga-bunga ketika seseorang masih dalam tahap jatuh cinta. Menurut penelitian, efek orang jatuh cinta seperti halnya obat candu memberikan efek pada tubuh manusia. Tidak heran kalau jatuh cinta memiliki efek adiktif yang membuat seseorang tidak mau beranjak dari hubungan masa lalu.

Perasaan tidak setia menjadi alasan utama
Selingkuh adalah alasan utama untuk mengakhiri suatu hubungan. Seorang pria akan secara otomatis memutuskan hubungan ketika pasangan selingkuh secara fisik. Menurut hasil studi dari Saint Louis University, pria merasa terancam ketika dia tahu tidak dapat meneruskan gennya kepada pasangan. Sedangkan bagi wanita, selingkuh secara emosional menjadi alasan kuat untuk memutuskan hubungan. Wanita biasanya akan menjauhi pria yang mulai memiliki keterikatan emosi dengan wanita lain.

Uang berkontribusi dalam hal putus cinta
Selain masalah kesetiaan, faktor ekonomi juga menjadi hal yang potensial untuk mengacaukan suatu hubungan. Meskipun sebagian pasangan menyatakan cinta adalah faktor kekuatan paling besar dalam sebuah hubungan, tetapi pada kenyataannya, menurut studi yang diterbitkan oleh Family Relations Journal, uang dapat merusak hubungan seseorang dan pasangannya. Hal ini karena argumen tentang uang biasanya lebih lama dan lebih intens. Para peneliti meyakini kalau perkelahian karena uang dapat mencerminkan masalah-masalah yang lebih dalam di hubungan.

Semuanya berawal dari media sosial
Banyak yang tidak menyangka bahwa media sosial ternyata memberikan efek yang kurang baik terhadap suatu hubunga. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cyberpsychology, Behavior and Social Networking, penggunaan Facebook secara berlebihan dapat menyebabkan perselingkuhan, perpisahan, serta perceraian secara emosional dan fisik. University of Missouri-Columbia juga menemukan hal yang sama pada Twitter. Para ahli berspekulasi media sosial akan memudahkan seseorang untuk selingkuh dan melakukan CLBK.

Memikirkan mantan membantumu cepat move on
Percaya atau tidak, memikirkan mantan ternyata membuat seseorang lebih mudah move on. Kenyataan ini tentu bertolak-belakang dengan apa yang biasanya diyakini semua orang. Akan tetapi, penelitian oleh Social Psychological and Personality Science mengungkapkan mereka yang lebih lama merenungkan sang mantan akan lebih cepat menemukan kekuatan dan menerima kenyataan untuk menjadi single kembali. Kamu yakin, mau sok-sok lupain mantan?