Cara Sederhana Menanam Lidah Buaya dari Daunnya.

Tanaman dengan bahasa latin Aloe Vera atau yang kita kenal dengan sebutan lidah buaya adalah sejenis tumbuhan yang dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Lidah Buaya biasa digunakan untuk penyubur rambut, perawatan kulit, dan penyembuh luka, bahkan dengan seiring majunya tekhnologi, lidah buaya kini dapat dijadikan bahan baku industri farmasi, kosmetika, serta bahan makanan dan minuman kesehatan.

Beragam manfaat yang didapatkan, menjadikan tanaman Lidah Buaya sebagai salah satu koleksi tanaman di rumah. Sangatlah mudah untuk merawat setelah tanaman ini tumbuh, namun yang menjadi kendala adalah langkah awal dalam menanam dan bagaimana caranya agar lidah buaya tetap hidup.


Cara Sederhana Menanam Lidah Buaya dari Daunnya.
Cara Sederhana Menanam Lidah Buaya dari Daunnya.

Tidak seperti kaktus yang memiliki batang dan daunya dapat menyimpan air, Lidah Buaya memang agak sedikit sulit untuk menanamnya. Kebanyakan orang menanam Lidah Buaya menggunakan anakan karena kemungkinan tanaman ini dapat mengeluarkan akar dari daunnya sangatlah kecil. 

Oleh karena itu di sini akan kami bagi tips Cara Sederhana Menanam Lidah Buaya dari Daunnya. Meskipun sedikit sulit, tapi sebenarnya cara nenanam lidah buaya dari daun cukup tergolong mudah dan sederhana.

1. Kalian harus dapat memahami bahwa kemungkinan besar daun pada lidah buaya tidak dapat mengeluarkan akar.

Meskipun masih ada kemungkinan bahwa daun lidah buaya dapat mengeluarkan akar dan tumbuh, kemungkinan tersebut sangatlah kecil. Daun pada Lidah Buaya memiliki kelembapan yang sangat tinggi sehingga lebih mudah busuk sebelum dapat mengeluarkan akar. 

2. Carilah daun yang memiliki panjang minimal 8 cm.

Apabila kalian tidak memiliki tanaman lidah buaya sebelumnya, carilahnya di tempat tetangga atau teman anda, dan minta daun lidah buaya yang memiliki panjang minimal 8 cm.

3. Potong daunnya menggunakan pisau tajam dan bersih, usahakan potong pada bagian pangkal .


Potonglah daun Lidah Buaya yang telah kalian dapatkan dengan sudut mengarah kebawah, kearah batang. Pastikan pisau yang digunakan harus bersih agar sidaun tidak mengalami infeksi.

4. Letakan potongan daun tersebut di tempat yang hangat hingga terbentuk lapisan tipis pada potongan daun.

Jemur potongan tersebut kira-kira sampai dua minggu. Lapisan tipis setelah terjemur selama kurang lebih dua minggu, berguna untuk mencegah infeksi pada daun ketika mulai bersentuhan dengan tanah. Karena lidah buaya yang telah terinfeksi pasti tidak akan dapat bertahan hidup dengan jangka waktu yang lama.

5. Siapkan pot bunga yang memiliki lubang pembuangan di bagian bawahnya.

Lidah buaya sangat membutuhkan air, namun tidak untuk air yang menggenang karena dapat membuat akarnya membusuk dan mati.

6. Isi pot dengan tanah untuk kaktus dan siram dengan air secukupnya.

Bila anda mengalami kesulitan dalam mendapatkan tanah special untuk kaktus, anda dapat menggunakan tanah sendiri yang dicampur dengan pasir. Berikut detail lengkapnya :
  • Isi bagian bawah pot dengan kerikil terlebih dahulu, tujuanya agar dapat memperlancar aliran pembuangan air.
  • Perhatikan kadar pH tanah, harus berkisar antara 6 hingga 8. Bila pH tanah kurang tinggi, tambahkan dolomit yang banyak ditemukan di toko pertanian.
  •  


7. Setelah pot siap, tancapkan bagian daun yang telah di potong ke dalam tanah.

Masukan potongan daun sepertiga bagian ke dalam tanah. Disarankan gunakan madu atau bubuk kayu manis untuk membunuh bakteri yang ada pada tanah.

8. Tempatkan Lidah Buaya di tempat yang cerah dan hangat dan rajin-rajinlah menyiram.

Anda harus dapat menjaga kelembapan tanah kurang lebih selama Empat minggu. Anda tidak perlu khawatir apabila daun lidah buaya mengering atau mengerut, karena ketika tanaman tersebut sedang dalam proses penumbuhan akar.


EmoticonEmoticon