Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan

Setelah Pamer Kemewahan ! Pengacara Setnov Fredrich Yunadi Diperiksa Ditjen Pajak



Setelah Pamer kemewahan diacara Catatan Najwa (24/11/2017) , Fredrich Yunadi yang dikabarkan tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) , Akhir nya Fredrich Yunadi diperiksa Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menanggapi hal tersebut,Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi menegaskan hingga saat ini pihaknya masih meneliti untuk hal lebih jauh mengenai berita tersebut. Jika Memang terbukti Fredrich Yunadi tidak memiliki NPWP, maka Ditjen Pajak akan melakukan pemeriksaan dan penyidik terhadap Fedrich Yunadi.

Ken Dwijugiasteadi mengatakan "Masih kita teliti (Perihal Pengacara Setnov tidak memiliki NPWP), biasa kalau tidak memiliki NPWP kita lakukan pemeriksaan dan penyidik," Jakarta , Senin (27/11/2017) kemarin.

Bahkan, Kepala Ditjen ini menyatakan bahwa pihaknya tidak perlu mengirimkan surat terlebih dahulu kepada yang bersangkutan (Fedrich Yunadi), Jika memang dibenarkan berita tersebut.

"tidak perlu dikirimkan surat,ya sudah jelas ngapain di kirim surat , kelamaan. Sesuai prosedurnya kalau tidak memiliki NPWP ya langsung diperiksa. Setiap orang yang memiliki penghasilan namun tidak memiliki NPWP, artinya yang penghasilannya di atas PTKP " ( Ken Dwi Ditjen Pajak)

                                                                                                                                                               



Seperti yang diketahui, dalam acara Catatan Najwa (24/11/2017) - Fredrich Yunadi mengatakan , beliau bisa menghabiskan uang Rp3 milliar hingga Rp5 milliar jika bepergian keluar negeri karena beliau menyukai barang barang mewah.

VIRAL! Remaja Ini Mengembalikan $ 1.500 yang Ia Temukan Di Jalan

VIRAL! Remaja Ini Mengembalikan $ 1.500 yang Ia Temukan Di Jalan
Photo by Facebook/Melissa Vang

Ketika seorang ayah di California kehilangan dompetnya, dia dan istrinya yakin mereka tidak akan pernah melihat dompetnya lagi karena dompetnya berisi kartu kredit dan uang tunai dengan jumlah yang tidak sedikit.  

Keluarga tersebut sangat prustasi akan kehilangan dompet beserta isi-isinya, namun yang mereka tidak sadari adalah bahwa dompet itu diletakan di dekat trotoar depan rumah mereka. 

VIRAL! Remaja Ini Mengembalikan $ 1.500 yang Ia Temukan Di Jalan
Photo by Facebook/Melissa Vang

Ketika seorang pria muda bernama Tyler Opdyke (18 tahun) berjalan disekitar komplek rumah, menemukan dompet milik suami Melissa Vang. Tyler sempat tersirat dibenaknya untuk menyimpan uang tunai sejumlah $1.500 yang berada di dompet tersebut. Namun kemudian ia sadar, bahwa apa yang ia Fikirkan itu adalah sebuah kesalahan.

"Menyimpan uang tersebut adalah keputusan yang sulit karena ini bisa menjadi uang sewa meskipun ini bukan milikku," kata Tyler. "Tuhan memberkati hati pemuda ini," kata pemilik rumah Melissa Vang. "Pria ini mengambilnya dan meninggalkannya di depan pintu rumah kami setelah menunggu beberapa menit karena saya tidak akan membuka pintu untuk orang asing."


VIRAL! Remaja Ini Mengembalikan $ 1.500 yang Ia Temukan Di Jalan
Photo by Facebook/Melissa Vang

"Saya kemudian dapat menemuman dompet saya kembali. Saya sangat berterimakasih dan menghadiahi dia untuk sikap baiknya itu, "kata Vang. "Kami mendengar begitu banyak berita buruk dan hampir tidak ada yang bagus. Saya pikir kita semua perlu diingatkan bahwa masih ada orang baik di luar sana."

sumber : lifedaily.com

Tenggelam! 70 Orang Tak dikenal Menyelamatkan Keluarga ini.

Tenggelam! 70 Orang Tak dikenal Menyelamatkan Keluarga ini.
 Foto : Rosalind Beckton

 
Sebuah tragedi mengharukan terjadi di pantai utara Florida, kurang dari 70 orang tak dikenal membentuk rantai manusia untuk menyelamatkan satu keluarga dari arus pantai yang menyeret mereka.

Roberta Ursery beserta keluarganya menghabiskan hari libur di Pantai Kota Panama. Menurut laporan NBC (media setempat), setelah beberapa menit keluarga tersebut bermain di pinggiran pantai, Ursery lalai dalam mengawasai kedua anak laki-lakinya. Bocah yang masih berusia 8 dan 11 tahun, terjebak dan terseret ke dalam laut.

"Mereka berdua menjerit dan menangis karena mereka terjebak dan tidak bisa pergi ke mana-mana," kata Ursrey.



Melihat nyawa kedua anaknya dalam bahaya, Usrey berenang mencoba menyelamatkannya. Namun arus laut begitu kuat sehingga bukan menyelamatkan kedua anaknya tpi Ursey juga perlu diselamatkan.

Karena keluarga Ursey dalam bahaya, para pengungjung pantai disekitar kejadian, berbondong-bondong berusaha menyelamatkan mereka. Dengan spontanitas pengunjung pantai yang sama sekali tak dikenal oleh Keluarga Ursey membentuk "Rantai Manusia" agar dapat menahan arus yang sangat kuat.

"Dari lima orang menjadi sekitar 70 orang pada akhirnya, kejadian itu berlangsung lebih dari satu jam," ujar Jessica Simmons, salah satu dari orang-orang yang membantu menyelamatkan keluarga Ursey.

Misi penyelamatan berhasil, seluruh keluarga berhasil kembali ke pantai dengan sorak sorai dan bertepuk tangan, Simmons mengatakan kepada stasiun radio setempat.

Bocah 4 Tahun Dikeluarkan dari Sekolah Karena Rambut Panjangnya.

Bocah 4 Tahun Dikeluarkan dari Sekolah Karena Rambut Panjangnya.

Seorang ibu di Texas sangat marah setelah anak laki-lakinya yang berusia 4 tahun dikeluarkan  dihari pertama sekolahnya di Barbers Hill Kindergarten Center karena rambut panjangnya.

Menurut Jessica Oates dari Mont Belvieu, Texas, anaknya yang bernama Jabez dipulangkan kerumah ke rumah karena dia melanggar kode etik dalam berpakaian dan rambutnya "terlalu panjang." Kebijakan sekolah menyatakan bahwa anak laki-laki harus memiliki potongan rambut di atas mata, telinga, dan leher." menurut WDSU News.

Kebijakan sekolah tersebut menyatakan bahwa anak laki-laki tidak diperbolehkan memiliki poni pada rambutnya atau aksesorsi yang tidak sepantasnya, jadi agar anaknya dapat bersekolah kembali, Oates membawa Jabez kembali ke sekolah dengan rambut yang di sanggul. Dencan cara ini, ternyata tidak cukup untuk membawa Jabez kembali ke sekolah. Kepala sekolah Barbers Hill mengatakan bahwa Jabez harus memotong rambutnya atau dia tidak akan diizinkan kembali ke sekolah.

Oates mengatakan kepada CW39, "Saya membelikannya semua perlengkapan sekolahnya, pakaian sekolahnya, ranselnya, dan dia sangat senang. Sekarang dia bingung kenapa dia tidak bisa bersekolah lagi. "

Oates mencoba menjelaskan ke sekolah bahwa keluarganya adalah orang American-Indian, dan dia bahkan menunjukkan beberapa bukti yang mengatakan bahwa mereka adalah Cocopah Indian yang mana rambut panjang putranya adalah simbol kekuatan bagi keluarga. "Rupanya, dewan sekolah tetap memegang teguh aturan dan tidak sama sekali mentolelir masalah agama atau budaya yang membutuhkan rambut panjang," kata Oates.



Oates mengatakan bahwa dia ingin melawan tindakan sekolah tersebut dan mengatakan bahwa dia tidak akan memotong rambut anaknya dalam waktu dekat. "Anak saya menyukai rambutnya," katanya pada InsideEdition.com." Dia tidak mengerti mengapa dia tidak diizinkan bersekolah karena sesuatu yang sepele."

Bahkan Oates sampai membuat petisi online di change.org:

 

Video Bus Balap Menjadi Viral Setelah Membahayakan Pengguna Jalan.

Video Bus Balap Menjadi Viral Setelah Membahayakan Pengguna Jalan.
Video balap bus menjadi viral


Surat Izin Mengemudi (SIM) dua sopir bus pribadi terpaksa ditangguhkan oleh kepolisian Coimbatore Tamil Nadu pada hari Sabtu lalu setelah sebuah video yang menunjukkan ke dua bus tersebut melaju dengan kecepatan penuh di jalan raya Coimbatore-Pollachi. Video tersebut menjadi viral, setelah pengendara motor yang mengejar kedua bus tersebut mengabadikan kejadian yang sangat membuat jantung berdebar.

Dua bus pribadi saling berpacu kecepatan di jalan raya Coimbatore Tamil Nadu, India dan ada satu bus yang nekat melawan arah demi menyalip lawannya. Video tersebut diambil oleh pengendara motor dan kemudian menjadi viral di media social. Setelah Video tersebut viral, barulah kepolisian setempat memberikan sanksi tilang dan masing-masing surat ijin mengemudi dari si sopir bus terpaksa harus di tangguhkan.

"Pekerjaan konstruksi ada di jalan ini dan kami telah memperingatkan pemilik bus bahwa mereka akan mendapatkan sanksi tegas jika terus membawa bus dengan sepeteri itu. Kami telah menyita lisensi tiga pembalap sebelumnya untuk pelanggaran yang sama," Ujar petugas setempat.

Akar penyebab terjadinya balap liar antar Bus adalah terburu-burunya sopir untuk menempuh jarak 44 km dan dalam upaya mendatangkan penumpang yang lebih banyak.